SDI Daarul Huda Jatiuwung Perkuat Pendidikan Qurani
Siswa SDIT Daarul Huda Jatiuwung saat mengikuti kegiatan keagamaan.(Dok. SDI Daarul Huda Jatiuwung)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Sekolah Dasar Islam (SDI) Daarul Huda, yang berlokasi di bilangan Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, sebuah lembaga pendidikan dasar yang menjadi pilihan utama bagi para orang tua di kawasan industri.
Sekolah ini mengusung konsep full day school. Tidak hanya menjadi solusi bagi orang tua yang sibuk bekerja, tetapi juga berkomitmen kuat mencetak generasi yang cerdas secara akademik dan berkarakter Qur’ani.
Kepala SDI Daarul Huda, Ahmad Zulkarnaen mengatakan, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya dirancang secara komprehensif untuk memaksimalkan potensi siswa dari pagi hingga sore hari.
Ia memaparkan, penerapan sistem full day di SDI Daarul Huda dibagi menjadi dua kategori berdasarkan jenjang kelas, untuk kelas rendah yaitu, kelas 1 dan 2, kegiatan belajar dimulai pukul 07.15 hingga 13.00 WIB, diakhiri dengan sholat Dzuhur berjamaah sebelum kepulangan. Kemudian untuk kelas 3 sampai kelas 6 l, kegiatan belajar berlangsung dari pukul 07.15 hingga 15.00 WIB, dilanjutkan dengan persiapan wudhu dan sholat Ashar berjamaah,
”Kalau kelas 1 dan 2 kan masa transisi dari TK ke SD, durasinya hingga pukul 1.00 siang setelah sholat Dzuhur berjamaah. Sementara kelas 3 sampai 6 sampai sore hari, yaitu kepulangannya pukul 16.00 WIB setelah melaksanakan Salat Ashar berjamaah. Penerapan ini untuk memaksimalkan pendalaman materi dan pembiasaan ibadah,” ujar Ahmad Zulkarnaen saat ditemui, Rabu, 23 September 2026.
Ahmad menyebut. SDI Daarul Huda berdiri sejak tahun 2010 dibawah naungan Yayasan Daarul Huda Kota Tangerang yang kini telah berkembang pesat hingga dapat menampung 315 siswa yang terbagi dalam 12 rombongan belajar (rombel) dari kelas 1 hingga kelas 6.
Menurut dia, konsep full day ini sengaja dihadirkan untuk menjawab kegundahan para orang tua di wilayah Jatiuwung yang merupakan kawasan industri. Mayoritas orang tua bekerja dari pagi hingga sore hari, sehingga membutuhkan lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu umum, tetapi juga mampu membimbing pendidikan agama secara intensif.
”Orang tua berangkat pagi dan pulang sore. Ketika mereka pulang kerja, mereka bisa langsung menjemput anak-anaknya. Kami hadir menangkap peluang itu sekaligus membantu para orang tua yang memiliki keterbatasan waktu untuk membimbing anak-anak mendalami Al-Qur’an,” papar Ahmad.
Ia menyampaikan, salah satu keunggulan utama SDI Daarul Huda, fokus mendalami Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang dilaksanakan setiap pagi pukul 07.15 hingga 08.30 WIB. Program ini dinamakan Kegiatan Mengaji Bersama (KMB) yang diawali dengan murajaah massal, dilanjutkan dengan metode talaki atau bimbingan privat satu per satu langsung dengan masing-masing guru. Menariknya, para guru mata pelajaran umum seperti PJOK, TIK, hingga Kepala Sekolah sendiri turut turun tangan mengajar mengaji langsung di kelas.
”Di masa ketika anak terbiasa dengan konten instan, kegiatan mengaji rutin melatih disiplin, kesabaran, serta keterhubungan spiritual. Target kami, kelas 1 dan 2 menyelesaikan Iqra, sedangkan kelas 3 sudah masuk fase Juz Amma dan Al-Qur’an, yang kemudian difokuskan pada hafalan dan bacaan hingga kelas 6,” jelasnya.
Dikatakannya, penguatan karakter ini juga didukung oleh program Daarul Huda Awards, Islamic Festival, pembiasaan sholat Dhuha bergantian, serta penanaman etika digital agar siswa siap menghadapi tantangan zaman.
Ia menambahkan, selain bidang keagamaan, SDI Daarul Huda juga aktif mengasah minat dan bakat siswa melalui 12 hingga 13 pilihan ekstrakurikuler, seperti, science club, english club, ekskul Tahfidz, dan seni bela diri seperti Silat dan Karate. Kemudian seni tari, serta ekskul di bidang olahraga lainnya seperti futsal.
Menurutnya, komitmen membina prestasi ini membuahkan hasil manis. ”Selama tiga tahun berturut-turut, kita dapat juara Umum pentas PAI tingkat Kecamatan Jatiuwung, khususnya dalam kategori keagamaan seperti tahfidz, MTQ, cerdas cermat, dan dai cilik,” pungkasnya.(ziz)
Sumber:
