BJB

PAD Kota Serang Diproyeksi Rp553 Miliar

PAD Kota Serang Diproyeksi Rp553 Miliar

WAWANCARA: Kepala Bapperida Kota Serang W Hari Pamungkas saat diwawancarai wartawan di halaman Puspemkot Serang, Rabu (2/9).-Aldi Alpian Indra/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Serang dalam APBD 2026 diproyeksikan mencapai Rp553,24 miliar. Angka tersebut melampaui target dalam RPJMD 2025-2029 yang dipatok Rp412,92 miliar atau lebih tinggi Rp140,31 miliar.

Kepala Bapperida Kota Serang W Hari Pamungkas mengatakan, peningkatan proyeksi PAD tersebut dipengaruhi perkembangan ekonomi dan investasi yang dinilai semakin membaik.

Menurut Hari, target dalam RPJMD disusun menggunakan data dasar atau baseline 2025. Namun, saat penyusunan APBD 2026, kondisi pertumbuhan ekonomi menunjukkan perkembangan positif sehingga proyeksi PAD ikut meningkat.

“RPJMD itu memiliki rentang periode 2025 sampai 2030, artinya disusun menggunakan database baseline 2025. Ternyata pada saat 2026 kita susun, perkembangan pertumbuhan ekonomi bagus sehingga pada saat menyusun APBD 2026 itu PAD sudah di angka Rp553 miliar,” kata Hari, saat diwawancarai wartawan di halaman Puspemkot Serang, Rabu (2/9).

Kenaikan pendapatan tersebut turut memengaruhi belanja daerah. Kendati demikian, Hari menegaskan belanja tetap diarahkan pada program prioritas yang mendukung indikator kinerja pemerintah daerah.

“Diikuti dengan kenaikan belanja. Belanja juga kita lihat mana yang sifatnya prioritas, kemudian mendukung indikator kinerja pemerintah daerah,” ujarnya.

Hari menambahkan, sejumlah penyesuaian dalam anggaran juga terjadi pada komponen pendapatan lain, termasuk pendapatan transfer dan estimasi penerimaan. Ia optimistis target PAD 2026 dapat tercapai. “Kami estimasi bisa mencapai target untuk periode sekarang, 2026,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi kinerja jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Budi berharap peningkatan pendapatan daerah dapat memperkuat pembangunan dan mendukung pencapaian visi-misi pemerintahannya bersama Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia selama lima tahun.

“Mudah-mudahan ini bisa selesai di lima tahun saya menjabat dengan Pak Agis. Mudah-mudahan dengan izin dan ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala, Kota Serang bisa maju, masyarakatnya bisa sejahtera dan bahagia,” katanya.

Menurut Budi, investasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan perekonomian sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjaga kondusivitas Kota Serang agar investasi terus tumbuh.

Ia menegaskan, target utama pemerintahannya bersama Nur Agis Aulia adalah mewujudkan Kota Serang sebagai ibu kota yang layak.

Di sisi lain, berdasarkan Portal Data SIKD Kementerian Keuangan RI, realisasi PAD Kota Serang hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp243,85 miliar dari target Rp553,24 miliar.

Realisasi tersebut setara 44,08 persen. Dengan demikian, Pemkot Serang masih harus mengejar sekitar Rp309,39 miliar untuk memenuhi target PAD 2026. (ald/tnt)

Sumber: