Sebelum Demo, 75 Motor Ojol Dapat Oli Gratis
BERBAGI OLI: Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq (dua kiri) membagikan oli motor secara gratis kepada pengemudi ojol dan masyarakat yang aka berangkat mengikuti aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.-Humas For Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Polres Tangsel membagikan oli motor secara gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat yang hendak berangkat mengikuti aksi penyampaian pendapat di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.
Layanan tersebut digelar di Pos Jaga Jakarta, Jalan Raya Dewi Sartika, kawasan Flyover Ciputat Timur, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Ciputat, Kamis (27/8).
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, pemberian oli gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian kepada masyarakat, khususnya warga yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta. Menurutnya, kondisi kendaraan perlu dipastikan tetap prima agar tidak mengalami kendala selama perjalanan.
“Kami memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya teman-teman ojol dan warga, untuk memanfaatkan layanan penggantian oli motor gratis. Jangan sampai saat perjalanan menuju aksi penyampaian pendapat di DPR, motornya mogok karena olinya belum diganti,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (27/8).
Bambang menambahkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Polres Tangsel dengan unsur TNI, pemerintah kecamatan, komunitas masyarakat dan komunitas ojol.
Program tersebut juga merupakan bantuan dari Kapolres Tangsel sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Pada tahap awal, sebanyak 75 sepeda motor ditargetkan mendapatkan layanan penggantian oli secara gratis. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.
“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dan kehadiran Polri serta negara di tengah masyarakat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya,” tutupnya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang dalam rangkaian pencegahan potensi gangguan keamanan menjelang kegiatan penyampaian pendapat di kawasan DPR/MPR RI, Jakarta.
Dari pengamanan tersebut, polisi turut menyita 39 senjata tajam, dua airsoft gun, satu tabung gas airsoft gun, gotri, tiga stik golf, tujuh jeriken berisi bensin, serta 201 botol kaca berikut sumbu. Sejumlah barang lain seperti tas ransel, banner, pengeras suara, pilok, obat-obatan dan telepon seluler juga diamankan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan, penyidik masih mendalami peran masing-masing orang yang diamankan, termasuk kemungkinan adanya pihak yang berperan dalam perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana hingga pengorganisasian massa.
“Penyidik masih mendalami siapa saja yang memiliki peran dalam proses perekrutan, pembiayaan, penyediaan sarana, pengorganisasian massa, maupun pihak yang memberikan perintah atau arahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan, langkah kepolisian tidak dimaksudkan untuk membatasi masyarakat menyampaikan aspirasi. “Kami tidak membatasi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Yang kami cegah adalah potensi tindakan yang dapat membahayakan keselamatan, memicu kekerasan, atau mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Polda Metro Jaya juga melakukan patroli ruang digital untuk mengantisipasi provokasi, disinformasi, fitnah maupun konten kebencian.
Sumber:


