Ekskul Tari SMPN 34 Kota Tangerang Digandrungi Siswa
Sejumlah siswa SMPN 34 Kota Tangerang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tari.(Abdul Aziz/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMP Negeri 34 Kota Tangerang menunjukkan geliat positif dalam bidang pelestarian seni dan budaya. Di tengah tantangan era modern, sekolah yang berlokasi di Jalan HR Rasuna Said, Kecamatan Pinang ini justru mencatatkan antusiasme tinggi dari para siswanya terhadap kegiatan ekstrakurikuler (ekskul) seni tari tradisional. Hal itu diungkapkan guru seni SMP Negeri 34 Kota Tangerang, Nur Afni Wulandari, saat ditemui, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurut dia, minat siswa-siswi SMP Negeri 34 terhadap ekstrakurikuler tari tergolong sangat tinggi dan melibatkan puluhan peserta dari berbagai kelas.
Kegiatan ekskul seni tari ini diikuti sekitar 60-an siswa dari murid kelas 7 hingga kelas 9. Mereka aktif dan antusias di setiap jadwal latihan,” ungkap Nur Afni.
”Mayoritas peserta yang aktif mengikuti ekskul tari adalah siswa perempuan, sementara yang laki-laki masih memerlukan pendekatan dan pendalaman minat lebih lanjut agar lebih percaya diri,” sambungnya.
Nur Afni menjelaskan, tingginya minat peserta didik tidak lepas dari daya tarik visual saat kegiatan demo ekstrakurikuler diadakan di awal tahun ajaran baru. Para siswa kelas 7 yang melihat kakak kelas mereka tampil dengan apik, terinspirasi untuk ikut bergabung.
”Anak-anak punya potensinya masing-masing, dan kebetulan bakat mereka banyak yang tersalurkan di seni tari,” ujar Nur Afni.
”Mereka khususnya siswa kelas 7 tertarik melihat kakak kelasnya bisa menari, sehingga timbul ketertarikan sendiri,” katanya.
Nur Afni menyampaikan, materi tari yang diajarkan berfokus pada kekayaan budaya nusantara, di mana saat ini para siswa tengah mendalami ragam tarian khas Betawi hingga asal Jawa Timur.
Selain seni tari, SMP Negeri 34 Kota Tangerang juga aktif mengembangkan potensi seni bela diri Pencak Silat yang kerap berprestasi dan meraih juara di berbagai ajang perlombaan, termasuk prestasi membanggakan pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) hingga tingkat nasional.
Ia berharap, melalui kegiatan ekstrakurikuler seni tari ini, para siswa tidak hanya mengenal ragam tarian tradisional dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga ikut berperan aktif dalam melestarikannya. ”Kita ingin anak-anak lebih mengenal budaya tari Nusantara, mulai dari tertarik, bisa menampilkan, hingga ikut melestarikannya di masa depan,” tutupnya.(zizl)
Sumber:


