BJB

Ruas Strategis Jalan Kronjo - Ceplak Mulai Direkonstruksi, DBMSDA Target Selesai 5 Bulan

Ruas Strategis Jalan Kronjo - Ceplak Mulai Direkonstruksi, DBMSDA Target Selesai 5 Bulan

11 KM: DBMSDA Kabupaten Tangerang mulai rekonstruksi Jalan Kronjo - Ceplak sepanjang 11 Km selama 150 hari kalender.(Dok. DBMSDA Kab. Tangerang)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TIGARAKSA — Sejumlah ruas strategis dan vital mulai di re­kontruksi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang. Salah satunya, ruas Jalan Tugu Kronjo - Ceplak sepanjang 11 kilometer mulai ditangani. 

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Iwan Firmansah mengatakan, percepatan pe­ningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kronjo mulai dikerjakan awal Agustus. Re­konstruksi dilakukan pada ruas Jalan Penjamuran - Kronjo dan Jalan Ceplak - Penjamuran, dengan total panjang pena­nganan yang mencapai lebih dari 11 kilometer.

“Rekonstruksi di Kecamatan Kronjo diharapkan mening­katkan konektivitas masyarakat. Serta, sekaligus memperbaiki akses transportasi dari kawasan Tugu Kronjo menuju perbatas­an Pasar Ceplak,” katanya, Se­lasa 18 Agustus 2026.

Iwan menyampaikan permo­honan maaf bila dalam rentang waktu pengerjaan mobilitas masyarakat terganggu. Ia me­minta pengendara mengikuti rambu-rambu lalulintas yang sudah disiapkan petugas. 

“Kami menyampaikan permo­honan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan yang muncul selama pekerjaan ber­langsung. Aktivitas konstruksi diperkirakan dapat memenga­ruhi kelancaran lalu lintas mau­pun kegiatan warga di se­kitar lokasi,” katanya. 

Pekerjaan rekonstruksi ditar­getkan selesai dalam waktu sekitar lima bulan atau 150 hari kalender. Iwan menjelaskan, salah satu ruas yang mendapat penanganan adalah Jalan Pen­jamuran - Kronjo sepanjang 2,34 kilometer. Hingga 2025, kondisi jalan mantap pada ruas tersebut tercatat sepanjang 0,91 kilometer.

“Kami melakukan rekonstruksi pada segmen 1 dan 2 dengan panjang penanganan sekitar 0,93 kilometer. Setelah peker­jaan tersebut selesai, panjang jalan dalam kondisi mantap diproyeksikan meningkat men­jadi 1,84 kilometer,” katanya.

Dengan demikian, masih ter­dapat sekitar 0,5 kilometer ruas Jalan Penjamuran - Kronjo yang belum mendapatkan pe­na­nganan. Kata dia, pena­ngan­an juga dilakukan pada ruas Jalan Ceplak - Penjamuran.

Menurutnya, ruas Ceplak - Penjamuran memiliki panjang keseluruhan 9,27 kilometer. Sampai dengan 2025, jalan dalam kondisi mantap telah mencapai sekitar 3,9 kilometer. “Pada tahun 2026 dilakukan penanganan Ceplak - Penja­muran segmen 1 hingga segmen 7 sepanjang 5,19 kilometer,” katanya.

Dengan pekerjaan tersebut, panjang ruas Jalan Ceplak - Penjamuran yang berada dalam kondisi mantap ditargetkan meningkat menjadi 9,09 kilo­meter. Sementara itu, masih tersisa sekitar 0,18 kilometer ruas jalan yang belum ter­ta­ngani.

Rekonstruksi dua ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mem­perluas cakupan jalan dalam kondisi mantap. Selain menun­jang mobilitas warga, pening­katan kualitas jalan di­harapkan mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi barang antar­kawasan.

Pemerintah daerah juga meng­­imbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu dan pengaturan lalu lintas se­lama pekerjaan berlangsung. Masya­rakat diminta bersabar apabila terjadi perlambatan perjalanan di sekitar titik kons­truksi.

Dengan selesainya proyek tersebut, konektivitas jalur dari kawasan Kronjo hingga Ceplak diharapkan semakin baik dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang meng­gunakan jalur tersebut setiap hari.(sep)

Sumber: