BJB

Perdana, Mini 4WD Dipertandingkan di Porprov Banten

Perdana, Mini 4WD Dipertandingkan di Porprov Banten

Kapolres Tangsel AKBP Boy Jumalolo (tengah) didampingi Ketua Bidang Mini 4WD IMI Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma (dua kiri) foto bersama dengan pemenang kejuaraan Mini 4WD Piala Kapolres Tangsel beberapa waktu lalu.-IMI Tangsel For Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Cabang olahraga (Cabor) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tangsel akan mempertandingkan tiga kelas dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 mendatang.

Tiga kelas tersebut adalah Grasstrack, Road Race dan Mini 4WD. Mini 4WD sendiri untuk pertama kalinya akan dipertandingkan secara resmi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026.

Ketua Bidang Mini 4WD IMI Kota Tangsel Heris Cahya Kusuma mengatakan, Mini 4WD adalah miniatur mobil balap plastikdengan sistem penggerak empat roda (4WD) yang ditenagai oleh motor listrik dan baterai, serta berjalan di atas lintasan khusus tanpa meng­gunakan pengendali jarak jauh (remote control).

"Sebagai tuan rumah, Kota Tangsel  juga akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai ajang pemanasan sekaligus persiapan menuju pes­ta olahraga terbesar di Ban­ten tersebut," ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (6/8).

Heris menambahkan, pada Porprov VII Banten 2026 kelas Mini 4WD akan mempertandingkan tiga nomor, yakni In­do­nesia Open Class, Indonesia Damper Class, dan Indonesia Basic Class.

"Mini 4WD memiliki tiga no­mor pertandingan, yaitu Indonesia Open Class, Indonesia Damper Class, dan Indonesia Basic Class," tambahnya.

Menurutnya, sistem pertandingan menggunakan format beregu dengan pola bracket atau sistem gugur. Setiap kabupaten/kota hanya dapat me­raih satu posisi juara pada setiap nomor pertandingan.

"Kalau Kota Tangsel juara satu, maka tidak bisa lagi meraih juara tiga di nomor yang sama. Sistemnya bracket sehingga satu daerah hanya mem­peroleh satu posisi juara," jelasnya.

Sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov, Pengurus Provinsi akan menggelar Kejurprov Banten di Teraskota, Serpong, pada 22-23 Agustus 2026 mendatang. Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Road to Porprov Banten 2026.

"Kami sengaja menjadi tuan rumah Kejurprov sebagai persiapan menuju Porprov. Di sana kami menyiapkan panitia, tim scrutineering, hingga kesiapan venue agar saat Porprov nanti semuanya berjalan lancar," tuturnya.

Heris mengaku, venue pertandingan Mini 4WD pada Por­prov VII Banten juga akan berlangsung di Teraskota, Serpong. Untuk menghadapi Por­prov, pembinaan atlet terus dilakukan secara rutin. Setiap tim terdiri atas dua atlet (racer) dan satu pelatih atau asisten pelatih.

"Latihan rutin terus berjalan. Atlet juga mengikuti event mingguan dan bulanan agar tetap berkompetisi dan memahami karakter lawan-lawan yang akan dihadapi saat Porprov," ungkapnya.

Ia menjelaskan, Mini 4WD merupakan cabang olahraga yang tergolong baru. Sebelumnya cabang ini sudah tampil pada PON Aceh-Sumut sebagai nomor ekshibisi, sedangkan di PON Nusa Tenggara Barat mendatang direncanakan men­jadi cabang resmi.

"Di Porprov Banten 2026 ini juga menjadi kali pertama Mini 4WD dipertandingkan secara resmi. Nantinya hanya akan diperebutkan satu set medali, yakni emas, perak, dan perunggu," tutupnya. (bud/esa)

Sumber: