Cegah Stunting, Ajak Anak Gemar Makan Ikan
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan (tengah) didampingi Plt. Kepala DKP3 Kota Tangsel Suyatna foto bersama sambil menunjukan makanan hasil olahan berbahan ikan.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SERPONG — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengajak anak-anak dan para orang tua untuk membiasakan mengonsumsi ikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi dan mencetak generasi yang sehat, cerdas, serta berprestasi.
Ajakan itu disampaikan Pilar saat menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangsel, Selasa (4/8).
Dalam suasana santai, Pilar berinteraksi langsung dengan ratusan siswa SD yang hadir. Ia menanyakan makanan favorit mereka hingga cita-cita yang ingin diraih saat dewasa.
"Kalau adik-adik ingin menjadi orang sukses, jadi dokter, atlet, pengusaha, atau profesi apa pun, harus rajin belajar, rajin berolahraga, dan makan makanan yang bergizi. Salah satunya makan ikan," ujarnya, Selasa (4/8).
Menurut Pilar, pola makan bergizi sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan fisik maupun perkembangan kecerdasan anak. Ia mengingatkan, anak-anak tidak boleh hanya mengandalkan makanan cepat saji atau sekadar makanan yang membuat kenyang.
"Kalau makannya cuma snack, mi instan, atau makanan yang kurang bergizi, memang kenyang, tetapi belum tentu sehat dan belum tentu membantu perkembangan otak. Makanan bergizi itu penting, salah satunya ikan," tambahnya.
Ia juga meminta para orang tua memperhatikan asupan gizi anak setiap hari. Menurutnya, konsumsi ikan secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan tubuh dalam masa pertumbuhan.
"Kalau di rumah belum ada ikan, minta kepada orang tua supaya ada menu ikan. Minimal seminggu sekali makan ikan agar badan sehat, kuat, dan tumbuh optimal," jelasnya.
Pilar mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh pendidikan, tetapi juga dipengaruhi kecukupan gizi sejak usia dini. Karena itu, ia berharap kampanye Gemarikan terus digencarkan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.
"Saya berharap Dinas Ketahanan Pangan terus membuat program-program strategis dan kampanye kepada masyarakat agar pola pikirnya berubah. Makan itu bukan sekadar kenyang, tetapi juga harus bergizi," tuturnya.
Ia menambahkan, ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang lebih mudah dijangkau masyarakat dibandingkan daging sapi, sehingga bisa menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
"Kita ingin anak-anak Tangsel tumbuh sehat, pintar, dan memiliki daya saing tinggi. Karena itu, konsumsi ikan harus terus didorong di tengah masyarakat," ungkapnya.
Pilar mengaku, Gemarikan merupakan salah satu upaya strategis Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting. Konsumsi ikan menjadi alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
"Kegiatan Gemarikan ini memang agenda rutin sebagai kampanye hidup sehat melalui konsumsi ikan. Ikan menjadi salah satu alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui," ungkapnya.
Sumber:

