Relawan TIK Banten Ajari Warga Sindang Jaya Melek Digital
DIGITAL: Relawan TIK Banten menggelar edukasi literasi digital bagi warga belajar Paket A, B, dan C di PKBM Himata, Kabupaten Tangerang, dalam program REGOS 2026.-IST Relawan TIK Banten -
TANGERANGEKSPRES.ID, SINDANG JAYA — Guna mendorong pemerataan akses dan kecakapan teknologi, Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Provinsi Banten menggelar edukasi literasi digital bagi warga belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Himata, SINDANG JAYA, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Relawan TIK Goes to School (REGOS) Chip In Masa Pengenalan Lingkungan Studi (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027.
Sebanyak 40 warga belajar dari jenjang Paket A, B, dan C tampak antusias mengikuti pemaparan materi di lembaga pendidikan nonformal yang berdiri sejak tahun 2007 tersebut.
Ketua Relawan TIK Provinsi Banten sekaligus Fasilitator Kegiatan Ahmad Taufiq Jamaludin mengapresiasi tinggi semangat para peserta yang menolak pasrah pada stigma putus sekolah.
"Ilmu dan keterampilan saat ini bisa diakses melalui internet dengan mudah, karenanya literasi digital sangatlah penting agar teknologi benar-benar dapat dimanfaatkan dengan baik dan berujung pada kesejahteraan. Tetap semangat melanjutkan pendidikan melalui PKBM ya, kalian adalah orang-orang hebat yang menolak stigma putus sekolah," ujar Taufiq, dikutip Senin, 3 Agustus 2026.
Respons positif juga datang dari para peserta. Hafidz, salah satu warga belajar program Paket C, mengaku terinspirasi untuk mendalami potensi ekonomi digital usai mengikuti sesi pemaparan.
"Saya sangat senang saat ini dan tertarik untuk bisa belajar mendalam tentang digital marketing ke depannya. Benar apa yang disampaikan oleh Kang Taufiq bahwa salah satu pilar literasi digital adalah cakap/kompeten digital, di mana kita harus mampu memanfaatkan secara maksimal bahkan meningkatkan kesejahteraan. Gimana internet itu tidak hanya kita konsumsi tapi jadi cuan. Sementara ini saya sedang berpikir barang apa yang akan saya pasarkan di internet kelak," ungkap Hafidz.
Sementara itu, Kepala PKBM Himata yang juga Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang, Madsoni, menyampaikan apresiasinya atas edukasi yang diberikan oleh Relawan TIK Banten.
Menurutnya, pemahaman digital sangat dibutuhkan agar warga belajar mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan di internet secara bijak.
"Terima kasih kepada Kang Taufiq sudah mampir ke sini, dulu di sini gubuk saung, alhamdulillah kini sudah memiliki bangunan permanen yang layak dan membuahkan puluhan angkatan yang lulus, sehingga tidak jadi putus sekolah," tutur Madsoni.
Acara ini turut dihadiri oleh 28 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok XI Angkatan 23 Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang.
Ketua Kelompok KKN XI UNIS, Hery, menilai sinergi antara pendampingan akademis dan edukasi teknologi ini menjadi langkah konkret dalam membentengi masyarakat dari bahaya informasi palsu (hoaks).
"Kunjungan dan kegiatan bersama di PKBM Himata Desa Sindangsono ini membuka mata kami secara langsung mengenai pentingnya pendidikan kesetaraan. Semangat para warga belajar di sini sangat luar biasa dan menginspirasi. Besar harapan kami, melalui pendampingan ini apalagi kolaborasi dengan Relawan TIK, masyarakat Desa Sindangsono tidak hanya terbantu secara akademis, tetapi juga makin melek teknologi," pungkas Hery. (zky/apw)
Sumber:

