SMPN 1 Sepatan Ubah Pembelajaran Matematika Lewat Papan Interaktif
Salah satu guru di SMPN 1 Sepatan, melakukan kegiatan belajar mengajar mata pelajaran matematika dengan menggunakan IFP.(Dok. SMPN 1 Sepatan for Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMP Negeri 1 Sepatan terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media belajar di kelas. Teknologi digital tersebut kini digunakan dalam pembelajaran matematika untuk membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami oleh para siswa.
Pemanfaatan IFP menjadi salah satu langkah sekolah dalam mengikuti perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Melalui perangkat tersebut, guru dapat menyajikan berbagai materi pembelajaran secara visual, menampilkan video edukasi, animasi, hingga mengakses berbagai sumber belajar melalui internet secara langsung.
Pada proses pembelajaran matematika, guru dapat menjelaskan rumus, grafik, maupun penyelesaian soal secara lebih jelas dengan tampilan layar berukuran besar. Hal itu membuat siswa lebih fokus, aktif berdiskusi, dan mudah memahami konsep-konsep yang sebelumnya dianggap sulit.
Selain itu, Interactive Flat Panel juga memberikan kemudahan bagi guru dalam memberikan latihan soal kepada siswa. Berbagai soal yang dikerjakan di layar dapat langsung disimpan, dikonversi menjadi file digital, serta dibagikan kembali kepada siswa sebagai bahan belajar maupun evaluasi.
Suasana belajar di kelas pun terlihat lebih hidup. Para siswa tampak antusias mengikuti pembelajaran, berani maju ke depan untuk mengerjakan soal, serta aktif berdiskusi bersama guru maupun teman-temannya. Kehadiran teknologi tersebut dinilai mampu menciptakan pembelajaran yang lebih modern, aktual, dan menyenangkan.
Kepala SMPN 1 Sepatan Rizky Amalia mengatakan, bahwa penggunaan Interactive Flat Panel merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
”Pemanfaatan Interactive Flat Panel menjadi salah satu inovasi yang kami terapkan agar proses belajar mengajar semakin efektif. Terutama pada mata pelajaran matematika yang selama ini identik dengan banyak perhitungan dan konsep yang membutuhkan penjelasan secara detail. Dengan IFP, guru dapat menyampaikan materi secara visual sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa,” ujar Rizky kepada Tangerang Ekspres, Selasa (28/7).
Menurutnya, teknologi tersebut bukan sekadar menggantikan papan tulis konvensional, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang jauh lebih interaktif.
”Melalui IFP, guru dapat menampilkan berbagai media pembelajaran, mulai dari video, gambar, animasi, hingga aplikasi pembelajaran yang terhubung langsung dengan internet. Hal ini tentu membuat siswa tidak mudah bosan karena pembelajaran menjadi lebih variatif. Guru juga dapat mencari referensi tambahan secara langsung apabila dibutuhkan saat proses belajar berlangsung,” katanya.
Rizky menjelaskan, salah satu keunggulan lainnya adalah kemudahan dalam menyelesaikan dan mendokumentasikan soal-soal pembelajaran.
”Ketika guru menjelaskan langkah-langkah penyelesaian soal matematika, seluruh proses dapat tersimpan secara digital. Bahkan hasil pembahasan maupun latihan soal dapat dikonversi menjadi file sehingga siswa dapat mempelajarinya kembali setelah kegiatan belajar selesai. Ini tentu sangat membantu baik bagi guru maupun peserta didik,” jelasnya.
Ia menilai penggunaan teknologi digital juga mampu meningkatkan partisipasi siswa selama mengikuti pembelajaran.
”Kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Anak-anak menjadi lebih aktif bertanya, lebih percaya diri ketika diminta mengerjakan soal di depan kelas, dan semangat belajarnya meningkat. Mereka merasa belajar dengan media digital jauh lebih menarik dibandingkan hanya menggunakan papan tulis biasa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rizky berharap pemanfaatan Interactive Flat Panel dapat terus dioptimalkan oleh seluruh tenaga pendidik sebagai bagian dari transformasi pendidikan di sekolah.
Sumber:

