Pemdes Kayu Bongkok Ajak Warga Terapkan PHBS
SOSIALISASI PHBS: Pemdes Kayu Bongkok menggelar sosialisasi PHBS untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. -Randy Yasetiawan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN — Pemerintah Desa Kayu Bongkok, Kecamatan SEPATAN, terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kegiatan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kegiatan tersebut digelar bersama Kader Pokja III dan Pokja IV TP PKK Desa Kayu Bongkok sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan yang diikuti para kader PKK dan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan, baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitar. Melalui kegiatan tersebut, peserta dibekali berbagai materi yang berkaitan dengan penerapan PHBS sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola makan sehat dan bergizi, membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun, hingga langkah-langkah pencegahan penyakit menular yang masih menjadi ancaman di tengah masyarakat.
Kepala Desa Kayu Bongkok, Hamdani, mengatakan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan harus menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh masyarakat sejak dari lingkungan keluarga.
"PHBS merupakan salah satu fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat. Kalau setiap keluarga sudah terbiasa menjaga kebersihan rumah, lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi, serta menerapkan pola hidup sehat, maka risiko berbagai penyakit dapat ditekan sejak dini," ujar Hamdani kepada Tangerang Ekspres, Rabu (15/7).
Menurutnya, penyuluhan tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Desa Kayu Bongkok dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
"Kami ingin kesadaran masyarakat terus meningkat. Menjaga kesehatan itu jauh lebih baik daripada mengobati. Karena itu, kegiatan penyuluhan seperti ini akan terus kami dorong agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh warga," katanya.
Hamdani menambahkan, kader PKK memiliki peran strategis sebagai ujung tombak dalam menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Oleh sebab itu, para kader diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus agen perubahan di lingkungannya masing-masing.
"Kami berharap seluruh kader yang mengikuti penyuluhan ini dapat menyampaikan kembali ilmu yang diperoleh kepada masyarakat. Dengan begitu, informasi tentang PHBS bisa menjangkau seluruh lapisan warga dan menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap hari," jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas kesehatan, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Pemerintah desa akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami ingin Desa Kayu Bongkok menjadi desa yang bersih, sehat, nyaman, dan masyarakatnya memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan," ungkap Hamdani.
Lebih lanjut, Hamdani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga sanitasi, serta membiasakan perilaku hidup sehat di rumah maupun di lingkungan sekitar.
"Kalau lingkungan bersih, masyarakat sehat, maka aktivitas sehari-hari juga akan berjalan dengan baik. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah desa ataupun kader PKK. Mari kita jadikan PHBS sebagai budaya hidup masyarakat Desa Kayu Bongkok," tutupnya. (ran)
Sumber:

