SMPN 2 Pagedangan: MPLS untuk Bentuk Karakter Siswa
SMPN 2 Pagedangan siap menggelar MPLS sebagai pembentukan karakter siswa dan kemandirian.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 2 Pagedangan, Kabupaten Tangerang, siap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru mulai Senin, 13 Juli 2026. Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari tersebut diikuti oleh lebih dari 300 siswa baru yang telah dinyatakan lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
MPLS menjadi agenda awal bagi para siswa untuk mengenal lingkungan sekolah, budaya belajar, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, organisasi siswa, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah mengembangkan bakat, minat, dan prestasi.
Kepala SMPN 2 Pagedangan, Agus Santosa, mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan MPLS telah dilakukan secara matang agar kegiatan berjalan tertib, aman, edukatif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
”Kami ingin memberikan kesan pertama yang baik kepada seluruh peserta didik baru. MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi proses awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemandirian siswa sebelum mereka mengikuti proses pembelajaran secara penuh,” ujar Agus Santosa saat di hubungi Tangerang Ekspres, Minggu (12/7).
Menurutnya, selama lima hari pelaksanaan MPLS, para siswa akan diperkenalkan dengan seluruh fasilitas sekolah, ruang belajar, perpustakaan, laboratorium, tata tertib sekolah, para guru, tenaga kependidikan, organisasi OSIS, hingga berbagai ekstrakurikuler yang tersedia.
”Kami ingin siswa mengetahui seluruh potensi yang dimiliki sekolah. Mereka bebas memilih kegiatan ekstrakurikuler sesuai minat dan bakatnya sehingga nantinya mampu meraih prestasi baik di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi bahkan nasional,” katanya.
Agus menjelaskan, pihak sekolah juga telah melaksanakan rapat koordinasi bersama orang tua siswa baru sebelum MPLS dimulai. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa orang tua hanya mengantarkan putra-putrinya ke sekolah tanpa menunggu selama kegiatan berlangsung.
”Kesepakatan ini kami buat agar siswa mulai belajar mandiri sejak hari pertama masuk sekolah. Orang tua cukup mengantar hingga gerbang sekolah, selanjutnya biarkan anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama guru dan panitia. Ini merupakan bagian dari proses pembentukan mental dan kepercayaan diri mereka,” jelasnya.
Ia menegaskan, seluruh rangkaian MPLS di SMPN 2 Pagedangan dilaksanakan secara humanis, menyenangkan, serta bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun tindakan yang tidak mendidik.
”Kami memastikan MPLS dilaksanakan sesuai aturan Kementerian Pendidikan. Tidak ada kegiatan yang memberatkan siswa. Semua materi berorientasi pada pendidikan karakter, pengenalan lingkungan sekolah, pembiasaan budaya positif, serta motivasi agar siswa memiliki semangat belajar yang tinggi,” tegas Agus.
Selain siswa baru, selama pelaksanaan MPLS seluruh peserta didik kelas 8 dan 9 juga tetap masuk sekolah. Mereka akan mengikuti kegiatan masing-masing, seperti pembagian kelas, pengenalan wali kelas, hingga perkenalan dengan guru mata pelajaran yang akan mengajar pada tahun ajaran baru.
”Jadi seluruh aktivitas sekolah tetap berjalan. Siswa kelas VIII dan IX juga mulai beradaptasi dengan pembagian kelas baru serta mengenal guru yang akan mendampingi mereka selama satu tahun ke depan,” paparnya.
Agus juga menyampaikan kabar baik bagi seluruh peserta didik. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya sempat terhenti akan kembali didistribusikan ke SMPN 2 Pagedangan bersamaan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar.
”Alhamdulillah program MBG akan kembali berjalan di sekolah kami. Tidak hanya siswa kelas VIII dan IX, tetapi peserta didik baru yang mengikuti MPLS juga akan mendapatkan makanan bergizi tersebut. Kami berharap program ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi siswa sehingga mereka lebih sehat, lebih fokus belajar, dan semakin bersemangat mengikuti kegiatan di sekolah,” ungkapnya.(ran)
Sumber:

