BJB

Mayat Bayi Dibuang di Tempat Sampah

Mayat Bayi Dibuang di Tempat Sampah

MAYAT BAYI: Warga Sepatan digegerkan penemuan mayat bayi perempuan di dalam tas jinjing yang ditemukan di tumpukan sampah, Rabu (1/7). -Polsek Sepatan-

TANGERANGEKSPRES.ID, SEPATAN — Warga Kampung Pulo Indah, Desa Kedaung Barat, Kecamatan SEPATAN, Kabupaten Tangerang, mendadak geger. Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan membusuk di dalam tumpukan sampah, Rabu (1/7) lalu.

Penemuan jasad bayi malang tersebut pertama kali terungkap setelah seorang warga setempat berinisial R (38) mencium aroma tidak sedap yang sangat menyengat di sekitar lokasi.

Kapolsek Sepatan, AKP Fahyani, membenarkan adanya peristiwa memilukan tersebut. Ia menjelaskan bahwa posisi bayi saat ditemukan berada di dalam sebuah tas jinjing.

"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata di dalam sebuah tas jinjing berwarna kuning terdapat mayat seorang bayi perempuan yang baru lahir," ujar AKP Fahyani, Kamis (2/7).

Menurut penjelasan AKP Fahyani, kronologi penemuan ini bermula dari kecurigaan saksi R terhadap bau bangkai di dekat tumpukan sampah.

Karena penasaran, saksi kemudian mencari sumber bau dan terkejut bukan main saat mendapati isi di dalam tas kuning tersebut.

Pasca-penemuan yang mengejutkan itu, R langsung bergerak cepat melaporkannya kepada pengurus lingkungan setempat. Saksi R melaporkan kejadian kepada Ketua RT dan Ketua RW. Pengurus lingkungan langsung meneruskan laporan tersebut ke pihak Polsek Sepatan. Anggota Polsek Sepatan segera meluncur ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kondisi jasad bayi tersebut diperkirakan sudah meninggal dunia sejak beberapa hari lalu karena proses pembusukan yang sudah berjalan.

"Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi jasad bayi sudah membusuk dan masih terdapat tali pusar yang menempel di tubuhnya," tambah AKP Fahyani.

Jenazah bayi perempuan tersebut telah dievakuasi oleh petugas ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Langkah ini diambil guna mengetahui secara pasti penyebab kematian sang bayi, sekaligus mencari titik terang siapa orang tua yang tega membuangnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sepatan dan sekitarnya untuk segera melapor jika melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan sebelum jasad bayi tersebut ditemukan. (zky)

Sumber: