Pilar Dari Dulu Pilih Jepang, Piala Dunia 2026
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan.-Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, PAMULANG — Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengaku menjagokan Tim Nasional Jepang sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Asia di level dunia. Dirinya menjagokan Timnas Jepang pada Piala Dunia 2026 ini yang berasal dari Benua Asia.
Meski tidak terlalu mengikuti perkembangan sepak bola internasional secara detail dalam beberapa waktu terakhir, Pilar menilai Jepang tetap menjadi negara Asia yang memiliki kualitas dan konsistensi terbaik dibanding negara-negara lain di kawasan.
“Kalau di Asia sih saya dukung Jepang. Dari dulu memang Jepang selalu jadi salah satu tim yang saya perhatikan,” ujarnya kepada TANGERANGEKSPRES.ID, Rabu (24/6).
Pilar menambahkan, kualitas permainan Jepang sudah tidak diragukan lagi. Tim berjuluk Samurai Biru itu dinilai memiliki kemampuan teknis, disiplin permainan, serta mental bertanding yang kuat saat menghadapi tim-tim besar dunia. “Kalau untuk Asia, Jepang memang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya,” tambahnya.
Meski demikian, Pilar mengaku belum bisa memprediksi sejauh mana langkah Jepang pada turnamen internasional mendatang. Ia juga belum mengikuti secara rinci perkembangan kekuatan negara-negara lain, termasuk tim-tim dari kawasan Timur Tengah.
“Saya belum terlalu mengikuti perkembangan terakhir. Kalau negara-negara Arab juga saya tidak begitu mengikuti,” jelasnya.
Pilar mengaku, antusiasme masyarakat terhadap pertandingan sepak bola internasional masih cukup tinggi. Ia bahkan menyebut banyak rekan dan komunitas pecinta sepak bola yang kerap menggelar kegiatan nonton bareng (nobar), terutama saat pertandingan-pertandingan besar berlangsung.
“Biasanya kalau ada pertandingan besar, terutama saat Jepang atau Australia bermain, banyak teman-teman yang mengadakan nobar,” tuturnya.
Pria yang menjagokan Negara Perancis dalam Piala Dunia tahun ini mengaku tidak menutup kemungkinan adanya kegiatan nonton bareng untuk pertandingan-pertandingan penting mendatang apabila jadwalnya memungkinkan. “Kalau memang waktunya cocok dan tidak bentrok dengan kegiatan lain, tentu menarik juga kalau ada nobar bersama,” tutupnya. (bud)
Sumber:

