Jemaah Haji Meninggal Asal Kabupaten Serang Bertambah
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Serang Abdul Hakim saat diwawancarai wartawan di depan Pendopo Bupati Serang, Rabu (24/6). (AGUNG GUMELAR/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Jemaah haji meninggal dunia asal Kabupaten Serang bertambah satu orang atas nama Amin (65 tahun) dari Kecamatan Waringinkurung.
Jemaah haji tersebut meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya yaitu gagal ginjal dan tidak dipulangkan, melainkan dimakamkan di Arab Saudi sesuai dengan lokasi meninggalnya.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Serang Abdul Hakim mengatakan, total keseluruhan jemaah haji asal Kabupaten Serang ada tiga orang, pertama atas nama Sukri (61) asal Kecamatan Carenang dari kloter enam, Muhyiddin (62) asal Kecamatan Cikeusal yang tergabung di kloter 14, dan terbaru Amin dari kloter 22.
"Tahun ini jemaah haji yang meninggal dunia ada tiga orang, jumlahnya menurun dibandingkan tahun sebelumnya berjumlah enam orang," katanya saat diwawancarai wartawan di depan Pendopo Bupati Serang, Rabu (24/6).
Abdul mengatakan, jemaah haji bernama Amin ini meninggal dunia karena gagal ginjal, yang berangkat haji bersama dengan empat anggota keluarganya berada di kloter 22.
Untuk jemaah haji yang berada di kloter 22 akan tiba di Indonesia pada Minggu 28 Juni, dan tiba di Pendopo Bupati Serang sekitar pukul 08.00 WIB.
"Kloter 22 ini yang terakhir, ini kloter gabungan dan insya Allah Minggu 28 Juni sudah sampai, dan saya juga akan ke rumah almarhum untuk takziah," ujarnya.
Selain meninggal dunia, kata Abdul, ada jemaah haji di kloter 14 asal Kabupaten Serang yang masih belum pulang ke Indonesia, karena sedang sakit paru-paru dan masih dirawat di rumah sakit di Madinah.
"Ada yang sakit sampai sekarang masih dirawat di rumah sakit Madinah, sampai sekarang belum bisa pulang, nanti kalau sudah sembuh baru bisa dipulangkan ke tanah air," ucapnya. (agm)
Sumber:

