BJB
hut bjb

Pemkot Tangsel Bakal Gratiskan Seragam SD-SMP Negeri

Pemkot Tangsel Bakal Gratiskan Seragam SD-SMP Negeri

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. -Tri Budi Sulaksono/Tangerang Ekspres-

TANGERANGEKSPRES.ID, CIPUTAT — Pemkot Tangsel mulai menyiapkan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri pada tahun ajaran 2026. Program tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran orang tua saat memasuki masa penerimaan peserta didik baru.

Bantuan yang diberikan be­rupa seragam batik dan pakaian olahraga yang akan di­biayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel. Program tersebut ditujukan bagi siswa kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP negeri.

Wakil Wali Kota Tangsel Pi­lar Saga Ichsan mengatakan, kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk duku­ngan pemda terhadap dunia pendidikan sekaligus respons atas aspirasi masyarakat terkait tingginya kebutuhan per­lengkapan sekolah.

“Banyak orang tua yang me­nyampaikan bahwa biaya per­lengkapan sekolah cukup membebani, terutama saat tahun ajaran baru. Karena itu kami mulai membantu melalui penyediaan seragam batik dan pakaian olahraga,” ujarnya kepada wartawan be­berapa waktu alu.

Pilar menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih men­jadi pertimbangan pihaknya untuk menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh keluarga siswa.

Menurutnya, bantuan seragam akan diberikan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda). Anggaran yang bersumber dari APBD tersebut dialokasikan untuk pengadaan seragam sehingga siswa tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk kebutuhan tersebut.

“Program ini menggunakan dana Bosda yang disiapkan Pemkot Tangsel. Sebagian anggarannya dialokasikan untuk membantu penyediaan seragam sekolah bagi siswa,” tambahnya.

Ba­pak satu anak ini mengaku, rencana pemberian seragam gratis mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para orang tua menyambut baik langkah pemerintah yang mulai memberikan bantuan kebutuhan sekolah secara lang­sung.

"Selain membantu meri­ngan­kan biaya pendidikan, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa karena seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh perlengkapan sekolah," jelasnya.

Meskipun saat ini bantuan baru mencakup seragam batik dan pakaian olahraga ta­pi, pihaknya membuka peluang un­tuk memperluas ca­kupan bantuan pada tahun-tahun men­datang apabila kondisi ke­ua­ngan daerah memungkinkan

“Ke depan tentu kami berharap bantuan ini bisa diting­katkan. Jika kemampuan AP­BD semakin baik, tidak me­nutup kemungkinan jenis seragam lain juga dapat diakomodasi,” tuturnya.

Pihaknya berharap program tersebut dapat menjadi salah satu upaya mendukung akses pendidikan yang lebih merata sekaligus membantu ma­syarakat dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni me­ngatakan, pembiayaan pe­ngadaan seragam akan di­alokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang disalurkan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Skema pembiayaan program tersebut sudah disiapkan dan saat ini tinggal menunggu proses penganggaran agar dapat segera direalisasikan.

Sumber: