Desa Sasak Bebas RTLH Tahun 2027
BEDAH RUMAH: Desa Sasak, Kecamatan Mauk, Tangerang ditargetkan bebas rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2027 berkat program bedah rumah dan ODF dari Pemkab Tangerang.-Pemdes Sasak for Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus masif menekan angka kemiskinan ekstrem dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Melalui Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (DPPP), program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Sasak, Kecamatan Mauk, direalisasikan secara berturut-turut sejak tahun 2023 hingga kini.
Targetnya, Desa Sasak akan zero atau bebas dari rumah tidak layak huni pada tahun 2027 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Desa (Kades) Sasak Muhamad Kosim melalui Ketua RW setempat, Afendi.
Berdasarkan data yang tercatat, intervensi perbaikan rumah warga dilakukan secara berkelanjutan setiap tahunnya. Rincian progres bedah rumah di Desa Sasak meliputi 15 unit rumah berhasil dibedah pada 2023, 25 unit rumah diperbaiki pada 2024, 15 unit rumah direhabilitasi pada 2025, dan 26 unit rumah siap dibedah pada 2026.
"Apabila sisa sekitar 20 rumah tidak layak huni bisa dibedah pada tahun 2027 mendatang, maka dipastikan tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Desa Sasak. Ini semua berkat campur tangan Pemkab," ujar Afendi menyampaikan catatan pemerintah desa, Minggu (24/5).
Selain fokus pada struktur bangunan rumah, sinergi antara Pemkab Tangerang dan Pemerintah Desa Sasak juga telah berhasil menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan yang krusial.
Pada tahun 2023 lalu, ratusan rumah yang awalnya tidak memiliki akses sanitasi layak kini seluruhnya telah tersentuh program bantuan. Desa Sasak kini telah dinyatakan bebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).
Menurut Afendi, keberhasilan program bedah rumah dan sanitasi ini menjadi bukti konkret kehadiran negara di tengah masyarakat. "Ini merupakan bukti nyata bahwa pemerintah kabupaten, kecamatan, dan desa sangat peduli dengan kesejahteraan serta kesehatan warga melalui program bedah rumah dan ODF," tambahnya.
Atas capaian positif ini, Pemerintah Desa Sasak melayangkan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Tangerang, khususnya pihak DPPP serta Pemerintah Kecamatan Mauk yang terus mengawal pembangunan di wilayahnya.
Di sisi lain, Afendi juga menyampaikan pesan khusus dari Kades Muhamad Kosim kepada seluruh warga yang telah menerima bantuan. Warga diharapkan dapat bersyukur dan berkomitmen menjaga aset yang telah diberikan.
"Kami meminta warga penerima manfaat untuk bersyukur. Caranya adalah dengan merawat dengan baik fasilitas-fasilitas rumah dan sanitasi yang telah dibantu oleh Pemkab maupun pihak kecamatan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkasnya. (zky)
Sumber:


