Harga Jual Hewan Kurban Naik Signifikan
Tim Dinakeswan Lebak saat memeriksa kesehatan hewan kurban, belum lama ini. (AHMAD FADILAH/TANGERANG EKSPRES)--
TANGERANGEKSPRES.ID, LEBAK — Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, harga hewan kurban di sejumlah penjual hewan di Lebak mengalami kenaikan yang signifikan hingga sekitar Rp 1 - 2 juta per ekor. Sehingga, mempengaruhi penjualan yang hingga saat ini masih sepi pembeli.
Muhamad Saleh, penjual hewan kurban di Rangkasbitung mengatakan, kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing Jawa, dan domba.
"Lonjakan harga ini dipicu oleh kenaikan biaya bahan bakar, operasional, serta terbatasnya pasokan dari peternak," katanya kepada wartawan, Rabu (6/5).
Lanjut dia, hewan kurban yang kenaikannya signifikan terjadi pada hewan kurban jenis domba.
"Harga domba naik dari Rp2,5 juta per ekor menjadi Rp3,5 juta per ekor,” ujarnya
Dikatakan dia, kenaikan harga juga terjadi pada sapi, kambing Jawa, hingga kerbau. Hampir seluruh jenis hewan kurban mengalami penyesuaian harga menjelang hari raya.
"Saya berharap penjualan hewan kurban meningkat dibanding tahun lalu," tuturnya.
Feby Herdian, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lebak mengaku, setiap pedagang hewan ternak wajib menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk hewan kurban yang diperjualbelikan.
Pengawasan ketat dilakukan terutama di jalur perbatasan antardaerah.
“Pengetatan pengawasan ini untuk memastikan kondisi kesehatan hewan ternak yang keluar-masuk wilayah Kabupaten Lebak, sehingga hewan yang dijual benar-benar sehat,” ucapnya. (fad)
Sumber:
