BJB FEBRUARI 2026

SMPN 3 Suka­mulya Siap Terima Laporan Kecurangan SPMB 2026

SMPN 3 Suka­mulya Siap Terima Laporan Kecurangan SPMB 2026

SMPN 3 Sukamulya siap menerima laporan kecurangan dalam SPMB yang akan digelar.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Suka­mulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, mene­gaskan komitmennya untuk menjaga pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 agar berjalan trans­paran dan adil. Sekolah mem­buka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan yang terjadi selama proses pendaftaran.

Dengan langkah tersebut, SMPN 3 Sukamulya berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berlangsung secara jujur, trans­paran, dan memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon siswa.

Kepala SMPN 3 Sukamulya, Hendriyani, mengatakan bahwa laporan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan se­luruh tahapan SPMB berjalan sesuai aturan.

“Kami siap menerima setiap laporan dari masyarakat terkait dugaan kecurangan. Justru de­ngan adanya laporan terse­but, kami bisa lebih selektif dalam melakukan pengawasan dan memastikan keadilan bagi calon siswa yang sudah meng­ikuti aturan dengan benar,” ujar Hendriyani kepada Tangerang Ekspres, Selasa (28/4).

Menurutnya, keterlibatan ma­syarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga kemur­nian proses SPMB. Oleh karena itu, pihak sekolah tidak hanya menunggu laporan, tetapi juga melakukan pemantauan lang­sung selama proses pendaftaran berlangsung. “Kami akan me­mantau lang­sung seluruh proses pendaf­taran. Kami juga membu­ka ruang seluas-luasnya bagi ma­syarakat yang menemukan in­di­kasi kecurangan untuk segera melapor,” tegasnya.

Hendriyani menjelaskan, se­tiap laporan yang masuk tidak akan diabaikan. Pihak sekolah akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan ber­koordinasi bersama dinas pendidikan se­tempat.

“Setiap laporan yang kami terima akan kami tindak lanjuti dan kami sampaikan ke dinas pendidikan. Kami ingin me­mastikan bahwa setiap aduan mendapatkan jawaban yang jelas dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh ele­men masyarakat untuk ber­sama-sama menjaga integritas pelaksanaan SPMB tahun ini agar tidak tercoreng oleh praktik yang merugikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga ke­murnian SPMB tahun 2026. Jangan sampai ada praktik ke­curangan yang merugikan calon siswa lain,” ucap Hen­driyani.

Lebih lanjut, pihak sekolah memastikan bahwa seluruh guru dan staf di lingkungan SMPN 3 Sukamulya tidak akan terlibat dalam praktik kecu­rangan, termasuk titipan atau intervensi dalam bentuk apa­pun. “Kami pastikan tidak ada ke­terlibatan guru maupun staf dalam praktik kecurangan, ti­tipan, atau hal lainnya. Semua sudah diatur dalam regulasi yang jelas, dan kami berko­mitmen untuk mematuhinya,” tutupnya.(ran)

Sumber: