Kecamatan Pakuhaji Perkuat Mitigasi HIV/AIDS
MITIGASI HIV: Kecamatan Pakuhaji memperkuat mitigasi HIV/AIDS bersama SOLID HIV. Fokus pada pembentukan WPA dan edukasi remaja untuk menghapus stigma ODHIV. -KPA Kabupaten Tangerang-
TANGERANGEKSPRES.ID, PAKUHAJI — Pemerintah Kecamatan Pakuhaji mengambil langkah progresif dalam penanggulangan HIV/AIDS di wilayahnya.
Melalui pertemuan strategis bersama komunitas SOLID HIV, pihak kecamatan berkomitmen memperkuat mitigasi penyebaran virus sekaligus menghapus stigma negatif terhadap Orang dengan HIV (ODHIV).
Camat Pakuhaji Mohamad Supriyatna menegaskan, penanganan AIDS tidak lagi bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan masyarakat secara aktif untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan suportif.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjadikan Pakuhaji wilayah yang peduli terhadap isu ini melalui edukasi yang tepat dan akses layanan yang mudah bagi warga," tegas Camat Pakuhaji dikutip, Selasa (28/4).
Salah satu agenda utama yang menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut adalah rencana pembentukan Warga Peduli AIDS (WPA) yang akan menjangkau tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan. Inisiatif ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam deteksi dini serta pendampingan warga yang terdampak.
Dalam merealisasikan struktur ini, Pemerintah Kecamatan Pakuhaji akan menggandeng Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang untuk memberikan pendampingan teknis dan akses layanan kesehatan yang lebih mudah di puskesmas setempat.
Selain fokus pada struktur organisasi, strategi penanganan juga menyasar generasi muda. Mengingat kelompok usia produktif menjadi salah satu populasi rentan, pihak kecamatan memprioritaskan metode edukasi sebaya (peer to peer education).
Pihak Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tangerang menyambut positif inisiatif ini. Mereka menyatakan kesiapan penuh dalam menyediakan sarana pendukung, termasuk memastikan kesiapan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan pendampingan medis.
Langkah konkret ini diharapkan dapat menekan mata rantai penularan HIV secara signifikan melalui deteksi dini, pendampingan humanis, dan literasi kesehatan. Dengan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Pakuhaji optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, berdaya, dan bebas dari diskriminasi terhadap ODHIV. (zky)
Sumber:
