Gidion Bastian Selan Raih Juara FLS3N hingga Tingkat Provinsi
MINAT BAKAL: Gidion Bastian Selan didampingi Nursandy Alamsyah pada Acara Pembinaan Minat Bakat dan Siswa.(Dok. Pribadi)--
TANGERANGEKSPRES.ID, CISOKA — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMPN 2 Cisoka melalui ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi tahun 2025. Keberhasilan ini menjadi bukti, pembinaan sekolah di bidang seni berjalan optimal.
Salah satu capaian tersebut datang dari siswa bernama Gidion Bastian Selan, yang berhasil meraih juara 1 FLS3N tingkat Kabupaten Tangerang untuk cabang Solo Vokal. Gidion juga berhasil menjadi juara 3 FLS3N tingkat Provinsi Banten.
Nursandy Alamsyah selaku Pembina Kesiswaan Sekolah menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsisten dari sekolah kepada siswa. Ia menambahkan, FLS3N menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang seni dan sastra secara lebih terarah.
Tak hanya berprestasi dalam kompetisi, siswa tersebut juga kerap dipercaya tampil dalam berbagai kegiatan penting di tingkat kabupaten sebagai representasi sekolah.
“Pengisi acara upacara bendera 17 Agustus Kabupaten Tangerang. Orangnya masih itu, Gidion,” ungkapnya, Rabu (1/4/2026).
Selain itu, Gidion juga tampil sebagai bintang tamu dalam ajang Grand Final Kang Nong Kabupaten Tangerang tahun 2025, yang semakin memperkuat peran sekolah dalam melahirkan talenta berbakat di bidang seni. Pihak sekolah menilai, capaian ini menjadi gambaran bahwa potensi siswa dapat berkembang maksimal jika didukung pembinaan yang tepat dan kesempatan tampil yang luas.
Sementara itu, Gidion mengungkapkan perjalanan yang ia lalui hingga akhirnya mampu meraih prestasi, tidaklah mudah. Ia mengaku sempat ragu dan bahkan menolak mengikuti lomba saat masih duduk di kelas 7.
“Awalnya tuh waktu pertama diajak ikut lomba masih ada keraguan. Masih ada rasa takut, kayak masih ada rasa trauma lah saat tampil nyanyi. Akhirnya mutusin buat mundur tuh, padahal udah didaftarin,” ungkapnya.
Namun pada kelas 8, ia mulai memberanikan diri untuk mencoba kembali hingga akhirnya berhasil meraih juara di tingkat kabupaten dan melaju ke provinsi.
“Waktu kelas 8, akhirnya mencoba memaksakan diri supaya lebih berani. Akhirnya mau, terus kita latihan, latihan, latihan sampai akhirnya ikut lombanya. Terus diumumin juara satunya,” katanya.
Ia juga mengaku tidak menyangka bisa meraih juara di tingkat provinsi.
Meski demikian, Gidion merasa sangat senang atas pencapaian tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang ke depannya. Ke depan, ia pun bertekad untuk terus melanjutkan prestasinya hingga ke tingkat yang lebih tinggi. “Ada. Pengennya sih sampai ke tingkat nasional juga,” tuturnya.
Ia juga memberikan pesan kepada siswa lain agar tidak takut mencoba, dan terus berusaha meskipun menghadapi kegagalan.(jib)
Sumber:
