BJB FEBRUARI 2026

Gidion Bastian Selan Raih Juara FLS3N hingga Tingkat Provinsi

Gidion Bastian Selan Raih Juara FLS3N  hingga Tingkat Provinsi

MINAT BAKAL: Gidion Bastian Selan didampingi Nursandy Alamsyah pada Acara Pembinaan Minat Bakat dan Siswa.(Dok. Pribadi)--

TANGERANGEKSPRES.ID, CISOKA — Prestasi membang­gakan kembali ditorehkan oleh SMPN 2 Cisoka melalui ajang  Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi tahun 2025. Keberha­silan ini menjadi bukti, pem­binaan sekolah di bidang seni berjalan optimal.

Salah satu capaian tersebut datang dari siswa bernama Gi­dion Bastian Selan,  yang berhasil meraih juara 1 FLS3N tingkat Kabupaten Tangerang untuk cabang Solo Vokal. Gi­dion juga berhasil menjadi juara 3 FLS3N  tingkat Provinsi Banten.

Nursandy Alamsyah selaku Pembina Kesiswaan Sekolah menjelaskan,  pencapaian ter­sebut merupakan hasil dari proses pembinaan yang konsis­ten dari sekolah kepada siswa. Ia menambahkan, FLS3N men­jadi wadah bagi siswa un­tuk mengembangkan bakat di bidang seni dan sastra secara lebih terarah.

Tak hanya berprestasi dalam kompetisi, siswa tersebut juga kerap dipercaya tampil dalam berbagai kegiatan penting di tingkat kabupaten sebagai representasi sekolah.

“Pengisi acara upacara ben­dera 17 Agustus Kabupaten Tangerang. Orangnya masih itu, Gidion,” ungkapnya, Rabu (1/4/2026).

Selain itu, Gidion juga tampil sebagai bintang tamu dalam ajang Grand Final Kang Nong Kabupaten Tangerang tahun 2025, yang semakin memper­kuat peran sekolah dalam melahirkan talenta berbakat di bidang seni. Pihak sekolah menilai, capaian ini menjadi gambaran bahwa potensi siswa dapat berkembang maksimal jika didukung pembinaan yang tepat dan kesempatan tampil yang luas.

Sementara itu, Gidion meng­ungkapkan perjalanan yang ia lalui hingga akhirnya mampu meraih prestasi, tidaklah mu­dah. Ia mengaku sempat ragu dan bahkan menolak mengikuti lomba saat masih duduk di kelas 7.

“Awalnya tuh waktu pertama diajak ikut lomba masih ada keraguan. Masih ada rasa takut, kayak masih ada rasa trauma lah saat tampil nyanyi. Akhirnya mutusin buat mundur tuh, pa­dahal udah didaftarin,” ung­kapnya.

Namun pada kelas 8, ia mulai memberanikan diri untuk men­coba kembali hingga akhir­nya berhasil meraih juara di tingkat kabupaten dan melaju ke provinsi.

“Waktu kelas 8, akhirnya men­coba memaksakan diri supaya lebih berani. Akhirnya mau, terus kita latihan, latihan, latihan sampai akhirnya ikut lombanya. Terus diumumin juara satunya,” katanya.

Ia juga mengaku tidak me­nyangka bisa meraih juara di tingkat provinsi.

Meski demikian, Gidion me­rasa sangat senang atas penca­paian tersebut dan menjadi­kannya sebagai motivasi untuk terus berkembang ke depannya. Ke depan, ia pun bertekad untuk terus melanjutkan pres­tasinya hingga ke tingkat yang lebih tinggi. “Ada. Pengennya sih sampai ke tingkat nasional juga,” tu­turnya.

Ia juga memberikan pesan kepada siswa lain agar tidak takut mencoba, dan terus ber­usaha meskipun menghadapi kegagalan.(jib)

Sumber: