Intan: Pemkab Respons Kebutuhan 3,6 Juta Penduduk
BEBERKAN CAPAIAN: Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah beberkan capaian 1 tahun kerja bersama Maesyal Rasyid dalam pemaparan capaian program satu tahun kerja di Pendopo Tangerang, Selasa (10/3).-Zakky Adnan/Tangerang Ekspres-
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memaparkan refleksi satu tahun masa baktinya bersama Bupati Maesyal Rasyid periode 2025-2026. Dalam pernyataannya, Intan menegaskan komitmen pemerintah daerah yang terus bekerja tanpa henti untuk merespons kebutuhan 3,6 juta jiwa penduduk Kabupaten Tangerang.
”Satu tahun itu terasa pendek. Saya dan Pak Bupati rasanya tidak pernah libur atau istirahat karena kami selalu merespons apa yang menjadi laporan masyarakat,” ujar Intan Nurul Hikmah dalam acara capaian program satu tahun kerja di Pendopo Tangerang, Selasa (10/3).
Menanggapi keluhan masyarakat terkait jalan rusak, Intan menjelaskan bahwa proses perbaikan memerlukan waktu akibat pengalihan fokus anggaran pada masa pandemi COVID-19 (2020-2022).
Ia menekankan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur baru dimulai secara masif pada 2023. Meski sering menerima kritik atau ’nyinyiran’ di media sosial, Intan menganggap hal tersebut sebagai dinamika dalam melayani wilayah seluas 1.100 kilometer persegi.
”Kalau masyarakat masih ada yang kurang puas, itu wajar karena semua butuh proses. Kami mengelola 29 kecamatan, 246 desa, dan 28 kelurahan. Kami terus bekerja keras bersama seluruh OPD,” tambahnya.
Intan juga menyoroti pentingnya peran media sebagai ’mata dan telinga’ pemerintah. Ia mencontohkan penanganan cepat masalah pembuangan sampah liar di Desa Jateke, Kecamatan Pagedangan, yang berhasil ditindaklanjuti berkat laporan awak media.
”Fungsi teman-teman media adalah memberikan masukan jika ada yang terlewat, seperti masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) atau sampah. Kami tidak anti-kritik, justru itu menjadi bahan perbaikan kami,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Intan juga mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tangerang untuk aktif mensosialisasikan program unggulan pemerintah di media sosial.
Menurutnya, ASN harus memiliki product knowledge atau pemahaman mendalam mengenai program kerja pemerintah agar informasi sampai ke masyarakat secara akurat.
”Kalau kerja di mal saja harus tahu produknya, ASN juga harus tahu program pemerintah apa, jangan cuma kerja saja. Di era digital ini, kita harus tunjukkan hasil kerja agar masyarakat tahu kita tidak tidur,” kata Intan.
Menutup pernyataannya, Intan Nurul Hikmah optimistis bahwa di bawah kepemimpinan bersama Bupati Maesyal Rasyid, seluruh visi dan misi Kabupaten Tangerang akan tercapai hingga akhir masa jabatan di tahun 2029.
Sejumlah penghargaan dari pemerintah pusat dan provinsi pun dijadikan tolok ukur untuk terus meningkatkan pelayanan publik tanpa harus merasa jemawa. (zky)
Sumber:

