BJB FEBRUARI 2026

SDN Caringin I Bahas Adab Kepada Guru dan Orang Tua

SDN Caringin I Bahas Adab Kepada Guru dan Orang Tua

KEGIATAN SISWA: Siswa perempuan SDN Caringin I saat mengikuti kegiatan terkait adab kepada guru dan orang tua.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Caringin I, Kecamatan, Kabupaten Tange­rang, menggelar kegiatan bagi para siswa perempuan dengan meng­angkat tema adab kepada guru dan orang tua. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mena­namkan nilai-nilai karakter dan budi pekerti sejak dini kepada para siswi.

Kegiatan yang diikuti oleh siswa perempuan dari berbagai ting­katan kelas itu berlangsung di lingkungan sekolah dengan sua­sana penuh antusias. Para siswi diberikan pema­haman mengenai pentingnya meng­hormati dan berperilaku so­pan kepada guru di sekolah serta kepada orang tua di rumah.

Kepala SDN Caringin I Ani Su­santi mengatakan, kegiatan siswa tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang harus terus ditanamkan kepada siswa, khususnya kepada siswi perem­puan sebagai calon generasi pe­nerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswi bahwa adab kepada guru dan orang tua adalah hal yang sangat penting. Ilmu yang didapatkan di sekolah tidak akan berarti jika tidak diiringi dengan sikap hormat dan sopan santun kepada guru maupun orang tua,” ujar Ani Susanti kepada Tangerang Ekspres, Kamis (5/3).

Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para siswi diberikan ma­teri dan pembinaan mengenai bagaimana cara bersikap kepada guru, mulai dari berbicara dengan sopan, mendengarkan ketika guru menjelaskan pelajaran, hingga menunjukkan rasa hormat saat berada di lingkungan sekolah.

”Adab kepada guru dan orang tua merupakan dasar penting dalam membentuk pribadi siswa agar memiliki sikap santun, meng­hargai orang lain, serta memiliki akhlak yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” paparnya.

Ani menambahkan, pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari keluarga agar pembentukan sikap dan perilaku siswa dapat berjalan dengan baik.

“Sekolah berupaya memberikan pembinaan dan pemahaman ke­pada siswa, tetapi tentu saja peran orang tua di rumah juga sangat penting. Jika nilai-nilai adab ini terus ditanamkan baik di sekolah maupun di rumah, maka karakter siswa akan terben­tuk dengan baik,” jelasnya.

Ia berharap, melalui kegiatan kewanitaan tersebut para siswi dapat lebih memahami pentingnya menjaga sikap, perilaku, dan etika dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah mau­pun di rumah. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa memberi­kan dampak positif bagi para siswi. Mereka tidak hanya cerdas secara aka­demik, tetapi juga me­miliki akhlak yang baik, menghor­mati guru, menyayangi orang tua, dan mam­pu menjadi teladan di ling­kungan sekitarnya,” ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan pem­binaan karakter seperti ini akan terus dila­kukan secara berkala agar nilai-nilai moral dan adab dapat terus terta­nam dalam diri para siswa sejak usia dini. “Kami ingin siswa tidak hanya fokus pada pelajaran, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Ka­rena pada akhirnya pendidikan bukan hanya soal ilmu penge­ta­huan,” tutupnya.(ran)

Sumber: