SMPN 3 Curug Gelar Tharib Ramadan, Recharge Iman Sambut Ramadan
BERMAAFAN: Siswa SMPN 3 Curug melakukan bermaaf-maafan usai acara Tharib Ramadan. Acara ini digelar untuk menyambut bulan suci Ramadan kepada guru dan juga staff sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, CURUG — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, SMPN 3 Curug menggelar Tharib Ramadan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk melakukan “recharge” iman, mempererat tali silaturahmi, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan suci. Kegiatan Tharib Ramadan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Para siswa mengenakan busana muslim rapi, sementara lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat mengalun, menambah kekhusyukan acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah yang mengingatkan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan menjelang Ramadan. Para siswa juga diajak untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta menata niat agar ibadah di bulan Ramadan dapat dijalankan secara maksimal.
Kepala SMPN 3 Curug Nuraenun menyampaikan, Tharib Ramadan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan sarana pembinaan karakter dan spiritual siswa.
“Tharib Ramadan ini adalah momentum untuk kita semua melakukan recharge iman. Sebelum memasuki bulan suci Ramadan, kita harus membersihkan hati, memperbaiki niat, serta saling memaafkan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Nuraenun kepada Tangerang Ekspres, Minggu (15/2).
Ia menegaskan, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Melalui kegiatan seperti Tharib Ramadan, nilai-nilai keagamaan tidak hanya disampaikan secara teori di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin siswa-siswi SMPN 3 Curug menyambut Ramadan dengan penuh kesiapan, baik secara mental maupun spiritual. Momentum ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan antar siswa dan guru. Ketika kebersamaan terjalin dengan baik, maka suasana belajar pun akan semakin kondusif,” paparnya.
Lebih lanjut, Nuraenun berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai keikhlasan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di kalangan siswa. Menurutnya, Ramadan adalah bulan pembelajaran yang sangat lengkap, karena mengajarkan kesabaran, empati, serta pengendalian diri.
“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di bulan ini, siswa belajar untuk menahan diri, belajar peduli terhadap sesama, dan belajar untuk lebih dekat kepada Allah SWT. Kami berharap semangat yang ditanamkan dalam Tharib Ramadan ini tidak hanya berhenti di acara hari ini, tetapi terus terbawa hingga setelah Ramadan berakhir,” tuturnya.
Nuraeun menjelaskan, selain tausiyah dan doa bersama, kegiatan juga diisi dengan saling bersalaman dan bermaafan antar siswa serta guru. Momen tersebut berlangsung haru dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan saling memaafkan.(ran)
Sumber:
