BJB FEBRUARI 2026

SMPN 3 Curug Gelar Tharib Ramadan, Recharge Iman Sambut Ramadan

SMPN 3 Curug Gelar Tharib Ramadan, Recharge Iman Sambut Ramadan

BERMAAFAN: Siswa SMPN 3 Curug melakukan bermaaf-maafan usai acara Tharib Ramadan. Acara ini digelar untuk menyambut bulan suci Ramadan kepada guru dan juga staff sekolah.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, CURUG — Menyambut da­tang­nya bulan suci Ramadan, SMPN 3 Curug menggelar Tharib Rama­dan di lingkungan sekolah. Ke­giatan ini  berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. 

Tradisi tahunan tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga sekolah untuk melakukan “re­charge” iman, mempererat tali silaturahmi, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan suci. Kegiatan Tharib Ramadan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. 

Sejak pagi, suasana sekolah tam­pak berbeda dari biasanya. Para siswa mengenakan busana muslim rapi, sementara lantunan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat mengalun, menambah ke­khu­syukan acara.

Rangkaian kegiatan diawali de­ngan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan tausiyah yang mengingatkan pentingnya me­ningkatkan keimanan dan ketak­waan menjelang Ramadan. Para siswa juga diajak untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki hu­bungan dengan sesama, serta menata niat agar ibadah di bulan Ramadan dapat dijalankan secara maksimal.

Kepala SMPN 3 Curug Nuraenun menyampaikan, Tharib Ramadan bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan sarana pembinaan karakter dan spiritual siswa.

“Tharib Ramadan ini adalah momentum untuk kita semua melakukan recharge iman. Sebe­lum memasuki bulan suci Rama­dan, kita harus membersihkan hati, memperbaiki niat, serta sa­ling memaafkan. Ramadan bu­kan hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga tentang memperbaiki diri dan mening­katkan kualitas ibadah,” ujar Nur­aenun kepada Tangerang Ekspres, Minggu (15/2).

Ia menegaskan, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius siswa. Melalui kegiatan seperti Tharib Ramadan, nilai-nilai keagamaan tidak hanya disampaikan secara teori di dalam kelas, tetapi juga dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin siswa-siswi SMPN 3 Curug menyambut Ramadan dengan penuh kesiapan, baik secara mental maupun spiritual. Momentum ini juga menjadi ajang memperkuat kebersamaan antar siswa dan guru. Ketika kebersa­maan terjalin dengan baik, maka suasana belajar pun akan semakin kondusif,” paparnya.

Lebih lanjut, Nuraenun berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai keikhlasan, kedisiplinan, serta kepedulian sosial di kalangan siswa. Menurutnya, Ramadan adalah bulan pembelajaran yang sangat lengkap, karena meng­ajarkan kesabaran, empati, serta pengendalian diri.

“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Di bulan ini, siswa belajar untuk menahan diri, be­lajar peduli terhadap sesama, dan belajar untuk lebih dekat kepada Allah SWT. Kami berharap semangat yang ditanamkan dalam Tharib Ramadan ini tidak hanya berhenti di acara hari ini, tetapi terus terbawa hingga setelah Ra­madan berakhir,” tuturnya.

Nuraeun menjelaskan, selain tausiyah dan doa bersama, ke­giatan juga diisi dengan saling bersalaman dan bermaafan antar siswa serta guru. Momen tersebut berlangsung haru dan penuh kehangatan, mencerminkan se­mangat menyambut Ramadan dengan hati yang bersih dan saling memaafkan.(ran)

Sumber: