BJB FEBRUARI 2026

SDN Curug I Pantau Kesehatan Siswa di Tengah Cuaca Ekstrem

SDN Curug I Pantau Kesehatan Siswa di Tengah Cuaca Ekstrem

VITAMIN: Siswa SDN Curug I saat menerima vitamin untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh di cuaca ekstrem yang sedang terjadi.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SDN Curug I, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengimbau seluruh orang tua siswa untuk memantau kondisi kesehatan anak-anaknya di tengah cuaca ekstrem yang belakangan ini terjadi. Perubahan cuaca yang tidak menentu, dapat berpotensi mempengaruhi kesehatan peserta didik serta kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kepala SDN Curug I Yati Hartati mengata­kan, pihak sekolah merasa perlu mengingat­kan orang tua agar lebih waspada terhadap kondisi fisik dan daya tahan tubuh anak, khususnya saat berangkat dan pulang se­kolah. Menurutnya, cuaca ekstrem dapat memicu berbagai gangguan kesehatan seperti flu, batuk, demam, hingga kelelahan yang berdampak pada konsentrasi belajar siswa.

“Dalam kondisi cuaca yang ekstrem seperti sekarang ini, kami mengimbau kepada seluruh orang tua untuk benar-benar mem­perhatikan kesehatan anak-anaknya. Pasti­kan anak dalam kondisi sehat saat berangkat ke sekolah, cukup istirahat, dan mengonsum­si makanan bergizi,” ujarnya kepada Ta­ngerang Ekspres di sekolah, Senin (12/1).

Yati menjelaskan, pihak sekolah juga te­lah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa selama berada di lingkungan sekolah. Di antaranya dengan mengingatkan guru untuk lebih peka terhadap kondisi siswa di kelas serta mengedukasi siswa agar men­jaga kebersihan diri dan lingkungan.

“Kami sudah menginstruksikan kepada para guru agar memperhatikan kondisi siswa di dalam kelas. Jika ada siswa yang terlihat kurang sehat, guru diminta segera melaporkan dan mengambil langkah yang diperlukan, termasuk menghubungi orang tua,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yati menegaskan bahwa kesehatan siswa merupakan prioritas utama sekolah. Menurutnya, proses pembelajaran yang optimal hanya dapat tercapai jika siswa berada dalam kondisi fisik yang prima. Oleh karena itu, peran orang tua sangat dibutuhkan untuk mendukung upaya se­kolah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran orang tua sangat penting, mulai dari me­meriksa kondisi kesehatan anak di ru­mah, membekali anak dengan perlengkapan yang sesuai cuaca seperti jas hujan atau pakaian hangat, hingga memastikan anak tidak dipaksakan ke sekolah apabila sedang sakit,” katanya.

Ia juga mengimbau agar orang tua segera berkoordinasi dengan pihak sekolah apabila anak mengalami gangguan kesehatan, se­hingga sekolah dapat menyesuaikan kegiatan belajar siswa.(ran)

Sumber: