Anas Nilai Penempatan Pejabat Tak Sesuai Kompetensi
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/1).--
TANGERANGEKSPRES.ID, SERANG — Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Serang Azwar Anas menyoroti pelaksanaan pelantikan pejabat Pemkab Serang yang sudah dilaksanakan beberapa hari lalu.
Menurutnya, rotasi mutasi yang dilakukan dinilai cenderung tendensius atau pernyataan yang bersifat berpihak, karena pejabat yang ditempatkan banyak yang tidak sesuai dengan kompetensinya serta kinerjanya.
Anas mengatakan, penempatan sejumlah pejabat pada posisi baru memicu tanda tanya besar, karena dinilai tidak sesuai kompetensi yang dimiliki.
Padahal, seharusnya pengelolaan organisasi pada pemerintahan dilakukan secara santun dan juga mengedepankan profesionalisme, bukan faktor suka atau tidak suka terhadap seseorang.
"Yang kami lihat, rotasi dan mutasi pejabat yang sudah dilakukan tidak sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, misalnya pendidikannya lingkungan, ditempatkan ke kesehatan ya tidak nyambung. Berarti tidak ideal, untuk mendukung mendukung kinerja organisasi perangkat daerah," katanya saat konferensi pers, di ruang kerjanya, Senin (12/1).
Kata Anas, ada ketidaksesuaian latar belakang teknis dari seorang pejabat yang telah ditempatkan ke posisi barunya, salah satunya ada pejabat dengan keahlian teknis ditempatkan di sosial.
Ia mengaku khawatir, atas kondisi tersebut karena nantinya dikhawatirkan akan berdampak pada capaian kinerja pembangunan dan penyerapan anggaran daerah.
"Kalau yang ditempatkan tidak sesuai dengan keahliannya, efektivitas kerja tentunya akan terganggu. Jadi, menurut saya penempatan pejabat saat ini banyak yang tidak sesuai dengan keahliannya," ujarnya.
Tidak hanya itu, Anas juga menyoroti, mutasi yang terjadi di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Serang, yang dilakukan tanpa koordinasi dan konsultasi terlebih dahulu dengan pimpinan dewan.
Menurutnya, tindakan tersebut menunjukkan adanya sumbatan komunikasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, yang dirasa tidak harmonis antara DPRD dengan Pemda.
"Pemkab dan DPRD itu, belum sepenuhnya terjalin dengan baik komunikasinya atau tidak harmonis, terbukti ketika pelaksanaan pelantikan kemarin, dimana undangan yang disampaikan seringkali mendadak dan bahkan hanya lewat WhatsApp. Kami berharap, ini menjadi bahan evaluasi serius bagi sekretaris daerah, untuk segera membenahi mekanisme mutasi ke depan," ucapnya. (agm)
Sumber:

