diskominfo
BJB FEBRUARI 2026

Hadirkan Rumah Sejahtera Terpadu, Kemensos Komitmen Luncurkan Program di Kabupaten Tangerang

Hadirkan Rumah Sejahtera Terpadu, Kemensos Komitmen Luncurkan Program di Kabupaten Tangerang

PROGRAM RTS: Ketua Tim Kabupaten PKH Tangerang Dede Damyati saat tinjau proses renovasi hunian melalui program RST sepanjang 2025.-Tim Kabupaten PKH Tangerang-

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG - Kementerian Sosial (Kemensos) terus berkomitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat rentan melalui program Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Terkait program tersebut, sebanyak enam Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Tangerang resmi menerima bantuan renovasi hunian yang kini jauh lebih sehat dan kokoh.

Sepanjang 2025 lalu, penyaluran bantuan ini tersebar di tiga wilayah, yakni Kecamatan Rajeg, Kecamatan Kresek dan Kecamatan Kronjo. Program RST ini merupakan evolusi dari program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS RTLH) yang telah dijalankan Kemensos selama satu dekade terakhir.

Suasana penuh emosi selalu mewarnai proses peninjauan hasil pembangunan rumah. Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tak kuasa menahan air mata saat melihat tempat tinggal mereka yang telah berubah total.

Ketua Tim Kabupaten PKH Tangerang Dede Damyati yang selalu terjun langsung menemui para penerima untuk memastikan kualitas hunian.

"Senang banget pak, Alhamdulillah. Saya doakan semoga semua pegawai Kemensos sehat selalu," tutur Adam, begitu ia akrab disapa, menirukan ucapan salah satu penerima manfaat, Kamis (8/1).

Program RST ini tidak hanya fokus pada perbaikan fisik bangunan. Menurut Adam, Kemensos menekankan hunian yang layak adalah fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup melalui pemberdayaan sosial dan ekonomi.

"Kemensos tidak hanya membangun rumah, tetapi menciptakan rasa kepedulian dan kebersamaan. Targetnya adalah transformasi kesejahteraan bagi masyarakat rentan," ungkap Adam.

Selama 10 tahun terakhir, inovasi dalam program hunian ini terus berkembang. RST hadir sebagai solusi terpadu yang menggabungkan standar rumah sehat dengan aksesibilitas terhadap program pemberdayaan.

Dengan adanya enam rumah baru di Kabupaten Tangerang sepanjang 2025 lalu, diharapkan angka kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut dapat terus ditekan. (zky)

Sumber: