SMPN 3 Sukamulya Manfaatkan Lahan Terbatas untuk Taman Sekolah
TAMAN: Siswa SMPN 3 Sukamulya saat merapihkan taman kecil di lahan sekolah sebagai penghijauan.(Randy/Tangerang Ekspres)--
TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, asri, dan nyaman. Meski memiliki keterbatasan lahan, sekolah ini berhasil memanfaatkan area kecil di lingkungan sekolah untuk dijadikan taman.
Taman ini juga sebagai upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Taman tersebut ditata dengan berbagai jenis tanaman hias, tanaman peneduh, serta tanaman hijau lainnya, yang tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi siswa. Kegiatan penghijauan ini melibatkan guru dan siswa sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan.
Kepala SMPN 3 Sukamulya Hendriyani mengatakan, pemanfaatan lahan kecil menjadi taman merupakan langkah nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada para siswa.
“Lahan yang kami miliki memang terbatas, namun hal itu tidak menjadi penghalang untuk tetap menghadirkan ruang hijau di sekolah. Justru dari keterbatasan ini, kami ingin mengajarkan kepada siswa bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (6/1).
Hendriyani menambahkan, taman sekolah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghijauan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang kontekstual. Siswa dapat belajar mengenal berbagai jenis tanaman, memahami cara perawatannya, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Melalui taman ini, siswa kami ajak untuk belajar secara langsung. Mereka ikut menanam, merawat, dan menjaga tanaman. Ini menjadi pembelajaran karakter agar siswa memiliki rasa peduli, disiplin, dan cinta lingkungan,” paparnya.
Menurut Hendriyani, keberadaan taman juga memberikan dampak positif terhadap suasana belajar di sekolah. Lingkungan yang hijau dan sejuk diyakini dapat meningkatkan kenyamanan dan konsentrasi siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. “Kami merasakan perbedaannya. Sekolah menjadi lebih asri, udara lebih segar, dan siswa terlihat lebih nyaman. Ini sangat mendukung proses pembelajaran di kelas,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Program penghijauan ini juga sejalan dengan upaya sekolah dalam mendukung gerakan peduli lingkungan serta menciptakan budaya sekolah yang bersih dan sehat. Hendriyani berharap, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi kebiasaan positif bagi seluruh warga sekolah.(ran)
Sumber:

