BJB NOVEMBER 2025

SMPN 3 Sukamulya Manfaatkan Lahan Terbatas untuk Taman Sekolah

SMPN 3 Sukamulya Manfaatkan Lahan Terbatas untuk Taman Sekolah

TAMAN: Siswa SMPN 3 Sukamulya saat merapihkan taman kecil di lahan sekolah sebagai penghijauan.(Randy/Tangerang Ekspres)--

TANGERANGEKSPRES.ID, TANGERANG — SMPN 3 Suka­mulya, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, terus me­nunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang hijau, asri, dan nyaman. Meski memiliki keterbatasan la­han, sekolah ini berhasil meman­faatkan area kecil di lingkungan sekolah untuk dijadikan taman.

Taman ini juga sebagai upaya penghijauan dan pelestarian ling­kungan. Taman tersebut ditata de­ngan berbagai jenis tanaman hias, tanaman peneduh, serta ta­naman hijau lainnya, yang tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga berfungsi se­bagai sarana edukasi bagi siswa. Kegiatan penghijauan ini melibat­kan guru dan siswa sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap ling­kungan.

Kepala S­MPN 3 Sukamulya Hen­driyani mengatakan, peman­faatan lahan kecil menjadi taman me­rupa­kan langkah nyata sekolah dalam menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada para siswa.

“Lahan yang kami miliki me­mang ter­batas, namun hal itu tidak menjadi penghalang untuk tetap menghadirkan ruang hijau di sekolah. Justru dari keterbatasan ini, kami ingin mengajarkan ke­pada siswa bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari hal kecil,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (6/1).

Hendriyani menambahkan, ta­man sekolah tidak hanya ber­fungsi sebagai sarana penghijauan, tetapi juga sebagai media pembe­lajaran yang kontekstual. Siswa dapat belajar mengenal berbagai jenis tanaman, memahami cara perawatannya, serta menum­buh­kan rasa tanggung jawab dalam menjaga kebersihan dan keles­tarian lingkungan.

“Melalui taman ini, siswa kami ajak untuk belajar secara langsung. Mereka ikut menanam, merawat, dan menjaga tanaman. Ini menjadi pembelajaran karakter agar siswa memiliki rasa peduli, disiplin, dan cinta lingkungan,” paparnya.

Menurut Hendriyani, keber­adaan taman juga memberikan dampak positif terhadap suasana belajar di sekolah. Lingkungan yang hijau dan sejuk diyakini da­pat mening­katkan kenyamanan dan konsen­trasi siswa selama mengikuti ke­giatan belajar meng­ajar. “Kami merasakan perbedaannya. Sekolah menjadi lebih asri, udara lebih segar, dan siswa terlihat lebih nya­man. Ini sangat mendu­kung proses pembelajaran di kelas,” tuturnya.

Ia menjelaskan, Program peng­hijauan ini juga sejalan dengan upaya sekolah dalam mendukung gerakan peduli lingkungan serta menciptakan budaya sekolah yang bersih dan sehat. Hendriyani berharap, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi ke­biasaan positif bagi seluruh warga sekolah.(ran)

Sumber: